Ketik “agency live TikTok” di Google, dan hasilnya campur aduk. Ada halaman resmi TikTok tentang program Agensi LIVE, ada lowongan host, ada jasa live untuk toko online. Semuanya memakai kata yang sama.

Kalau kamu pemilik brand yang mau jualan lewat live, penting untuk tahu bedanya sebelum menghubungi siapa pun.

Jenis 1: Agensi kreator LIVE

TikTok punya program resmi bernama Agensi LIVE. Di halaman programnya, TikTok menjelaskan bahwa sebagai mitra bisnis TikTok LIVE, Agensi menghubungkan kreator dengan alat, program, dan peluang pertumbuhan.

Agensi jenis ini bekerja dengan kreator. Mereka merekrut streamer, membina kualitas siaran, dan memakai LIVE Backstage, platform operasi resmi TikTok untuk Agensi. Di sana mereka memantau metrik seperti Berlian dan jam aktif kreator.

Pendapatan mereka berkaitan dengan monetisasi kreator, misalnya dari gift penonton dan program insentif. Yang mereka kejar adalah pertumbuhan kreator.

Jenis 2: Agency live commerce untuk brand

Jenis kedua bekerja untuk brand atau seller. Live-nya tayang di akun toko kamu, menjual produk kamu, dan diukur dari GMV.

Pekerjaannya berbeda:

Proton Media masuk jenis kedua.

Cara cepat membedakannya

Agensi kreator LIVE Agency live commerce
Kliennya Kreator / streamer Brand dan seller
Akun yang dipakai live Akun kreator Akun toko brand
Ukuran keberhasilan Pertumbuhan dan monetisasi kreator GMV dan order produk
Pertanyaan pertama mereka “Kamu sudah live berapa jam?” “Target GMV kamu berapa?”

Kalau agency yang kamu hubungi lebih banyak bicara soal gift, diamond, atau rekrut streamer, kemungkinan besar mereka jenis pertama.

Kenapa ini penting untuk brand

Salah pilih jenis agency berarti salah ukuran keberhasilan. Agensi kreator bisa sangat bagus membesarkan streamer, tapi belum tentu punya pengalaman menulis script yang menjawab keberatan pembeli atau membaca data konversi per jam.

Sebaliknya, kalau kamu kreator yang ingin dibina untuk live, agency live commerce juga bukan tempat yang tepat.

Pertanyaan untuk menyaring agency live commerce

  1. Boleh lihat contoh laporan GMV per sesi?
  2. Kalau host berhalangan, siapa penggantinya?
  3. Siapa yang menulis script, dan seberapa sering diperbarui?
  4. Live dilakukan di studio mereka atau di tempat kamu?
  5. Berapa lama dari tanda tangan kontrak sampai live pertama?

Sebagai pembanding, di Proton Media pre-setup butuh 15 hari kerja dan kickoff 20 hari kerja setelahnya.

Kalau yang kamu cari agency untuk menjalankan live jualan brand, lihat layanan agency live streaming TikTok Shop di Jakarta kami.